Dirjen Belmawa Kemenristek Dikti Sampaikan Semnas di Unpam

img_2668

Kabar Unpam

“Mengahasilkan SDM yang baik harus memiliki jiwa yang tidak pernah puas dalam belajar” Intan Ahmad

Pamulang – Sebagai salah seorang Dirjen di lingkungan Kemenristek Dikti Prof. Intan Ahmad, Ph.D. meluangkan waktu untuk mengisi seminar nasional yang diadakan Universitas Pamulang pada Sabtu, 7/1/2017. “Kami telah mengundang Prof. Intan sejak satu setengah tahun yang lalu, namun baru hari ini beliau berkesempatan hadir di Universitas Pamulang” terang Rektor Unpam Dr. H. Dayat Hidayat, M.M. dalam sambutannya.

Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Jaya Grup Drs. H. Darsono, “Alhamdulillah kami ucapkan terimakasih kepada Prof. Intan yang telah berkenan hadir di seminar ini. Seminar ini terselenggara atas kerjasama empat institusi pendidikan yang ada di bawah Yayasan Sasmita Jaya Grup, Universitas Pamulang, STMIK Eresha, STIKes Masda, dan STIKes WDH”.

Di depan Dirjen Belmawa Ketua Yayasan memaparkan tonggak pencapaian yang telah diraih pada usia yang memasuki 13 tahun, “Prof. Intan, kita tidak hanya besar secara kuantitas, tapi juga kualitas. Kami meyakini bahwa penguasaan ilmu pengetahuan menjadi agen perubahan”.

Awal penyajiannya Prof. Intan Ahmad, Ph.D. memberikan apresiasi atas dua pentas seni yang ditampilkan Prodi Akuntansi S1 dan Sastra Inggris S1. Menurutnya pentas seni itu sudah berskala internasional.

“Suatu kehormatan bagi saya untuk hadir di sini”ungkap orang nomor satu di Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan itu.

img_2674

Alumnus S3 dari University of Illinois USA itu mengajak para mahasiswa Unpam untuk berkompetisi. Bahkan ia juga menekankan pentingnya pendidikan, karena dengan pendidikan segala dapat diraih. “Kenapa Singapura yang tidak punya Sumber Daya Alam, tapi masyarakatnya makmur?, sementara Indonesia punya SDA yang luas, namun masyarakatnya masih banyak yang belum beruntung” tanya Prof. Intan di hadapan 1500 peserta seminar nasional.

“mereka (Singapura, red)makmur karena investasi yang luar biasa dalam bidang pendidikan. Dan Indonesia harus kerja keras untuk menyamakan diri dengan Singapura” jawab Prof. Intan Ahmad.

Bahkan tak jarang dalam paparan materinya Prof. Intan mengingatkan mahasiswa dan dosen untuk selalu berinovasi dalam segala hal. Menurutnya inovasi terjadi tidak hanya dalam bidang industri. Di samping ia juga mengingatkan dosen harus publikasi karya ilmiahnya, karena dengan cara itulah dosen meng-update ilmu pengetahuannya. (MW)